Gunung Kerinci, sebagai gunung tertinggi di Sumatera dengan ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut, menjadi destinasi favorit bagi para pendaki yang ingin menikmati keindahan alam yang luar biasa. Selain itu, bagi pecinta camping, Danau Bontak di Solok Selatan menawarkan pengalaman berkemah yang menenangkan dengan pemandangan alam yang asri.
Sejarah Perkembangan Wisata Pendakian Gunung Kerinci
Gunung Kerinci telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat lokal, terutama suku Kerinci yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. Dalam sejarahnya, gunung ini telah menarik perhatian para penjelajah dan pendaki sejak era kolonial Belanda. Pada awal abad ke-20, para ilmuwan dan petualang dari Eropa mulai melakukan ekspedisi ke Gunung Kerinci untuk meneliti keanekaragaman hayati serta ekosistem unik di dalamnya.
Seiring dengan meningkatnya minat terhadap aktivitas pendakian, pemerintah Indonesia menjadikan kawasan ini sebagai bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) pada tahun 1982. TNKS sendiri merupakan salah satu taman nasional terbesar di Asia Tenggara dan diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2004.
Dalam dua dekade terakhir, Gunung Kerinci semakin populer di kalangan pendaki nasional maupun internasional. Berbagai komunitas pendaki dan organisasi pecinta alam turut berkontribusi dalam mempromosikan serta menjaga kelestarian gunung ini. Infrastruktur pendakian seperti jalur yang lebih jelas, pos pengamanan, dan sistem perizinan semakin diperbaiki untuk memberikan kenyamanan bagi para pendaki.
Selain itu, perkembangan teknologi dan media sosial juga berperan besar dalam meningkatkan popularitas Gunung Kerinci sebagai salah satu destinasi pendakian terbaik di Indonesia. Banyak pendaki yang membagikan pengalaman mereka melalui berbagai platform digital, sehingga semakin banyak orang yang tertarik untuk menjelajahi gunung ini.
Jalur Pendakian Gunung Kerinci
Gunung Kerinci terletak di perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat, tepatnya dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Pendakian ke Gunung Kerinci biasanya memakan waktu sekitar 2-3 hari tergantung kondisi fisik dan cuaca. Terdapat dua jalur utama yang digunakan untuk pendakian, yaitu:
1. Jalur Kersik Tuo (Jambi)
Jalur ini merupakan jalur resmi dan paling populer bagi para pendaki karena aksesnya yang lebih mudah dan tersedia fasilitas pendukung. Berikut beberapa titik penting dalam jalur ini:
- Basecamp Kersik Tuo (1.400 mdpl): Tempat awal pendaftaran pendakian, di mana pendaki harus melapor dan mendapatkan izin masuk TNKS.
- Pos 1 (Bangku Panjang – 1.800 mdpl): Jalur masih cukup landai dengan pepohonan rindang dan trek yang relatif mudah.
- Pos 2 (Shelter 1 – 2.200 mdpl): Area ini sering digunakan untuk istirahat, terdapat beberapa tanah datar yang bisa digunakan untuk berkemah.
- Pos 3 (Shelter 2 – 2.700 mdpl): Mulai memasuki hutan yang lebih rapat dan jalur semakin menanjak.
- Pos 4 (Shelter 3 – 3.300 mdpl): Area favorit pendaki untuk mendirikan tenda sebelum melakukan summit attack.
- Tugu Yudha (3.600 mdpl): Tanda bahwa puncak sudah semakin dekat, jalur mulai terbuka dan berbatu.
- Puncak Gunung Kerinci (3.805 mdpl): Dari sini, pendaki dapat menikmati pemandangan luar biasa dengan hamparan awan serta melihat kawah aktif di puncaknya.
2. Jalur Solok Selatan (Sumatera Barat)
Jalur ini lebih menantang dan jarang digunakan karena medannya lebih sulit serta belum memiliki fasilitas pendukung sebanyak jalur Kersik Tuo. Namun, bagi yang ingin menikmati jalur yang lebih alami, jalur ini bisa menjadi pilihan menarik.
- Basecamp Sungai Lambai (1.200 mdpl): Tempat registrasi sebelum mendaki.
- Pos 1 (1.800 mdpl): Jalur hutan yang masih alami dengan beberapa tanjakan curam.
- Pos 2 (2.300 mdpl): Medan semakin menantang dengan vegetasi yang lebih rapat.
- Pos 3 (2.900 mdpl): Sering digunakan untuk mendirikan tenda karena memiliki sedikit area datar.
- Puncak Gunung Kerinci: Jalur ini mengarah ke sisi yang lebih berbatu dibanding jalur Kersik Tuo.
Pendakian melalui jalur ini membutuhkan waktu lebih lama dan stamina yang lebih kuat, sehingga hanya direkomendasikan bagi pendaki yang sudah berpengalaman.
Biaya Pendakian Gunung Kerinci
Sebelum mendaki Gunung Kerinci, penting untuk mengetahui perkiraan biaya yang dibutuhkan. Berikut adalah rincian biaya yang biasanya diperlukan:
- Retribusi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)
- Wisatawan domestik: Rp 7.500 – Rp 20.000 per hari
- Wisatawan asing: Rp 150.000 – Rp 225.000 per hari
- Transportasi
- Tiket bus dari Padang ke Sungai Penuh: Rp 150.000 – Rp 250.000
- Ojek atau angkot dari Sungai Penuh ke Kersik Tuo: Rp 30.000 – Rp 50.000
- Pemandu dan Porter (Opsional)
- Pemandu: Rp 500.000 – Rp 1.000.000 (tergantung jumlah hari dan kelompok)
- Porter: Rp 250.000 – Rp 500.000 per hari
- Peralatan Pendakian
- Sewa tenda: Rp 50.000 – Rp 150.000
- Sleeping bag: Rp 30.000 – Rp 100.000
- Matras: Rp 20.000 – Rp 50.000
- Makanan dan Logistik
- Perbekalan makanan selama pendakian: Rp 100.000 – Rp 300.000 per orang
Total biaya pendakian bisa berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 2.000.000 tergantung pilihan transportasi, perlengkapan, dan apakah menggunakan jasa pemandu atau tidak.
Camping Area Danau Bontak, Solok Selatan
Bagi yang ingin menikmati keindahan alam tanpa harus mendaki gunung, camping di Danau Bontak bisa menjadi pilihan tepat. Danau ini terletak di kawasan Solok Selatan dan masih jarang dikunjungi wisatawan, sehingga suasananya masih sangat alami dan tenang.
Keindahan Danau Bontak
- Air yang jernih: Air danau yang masih alami dengan pemandangan perbukitan hijau di sekitarnya.
- Suasana sejuk: Berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl, udara di sekitar danau sangat sejuk dan segar.
- Area camping luas: Terdapat beberapa spot datar yang cocok untuk mendirikan tenda.
- Pemandangan sunrise dan sunset: Saat cuaca cerah, matahari terbit dan terbenam terlihat sangat indah dari area camping.
Akses ke Danau Bontak
Untuk mencapai Danau Bontak, perjalanan bisa dimulai dari Kota Padang. Berikut rute perjalanan yang bisa ditempuh:
- Dari Kota Padang ke Muara Labuh (Solok Selatan): Sekitar 5-6 jam perjalanan dengan mobil.
- Dari Muara Labuh ke lokasi camping: Bisa menggunakan kendaraan roda dua atau mobil off-road karena medan yang cukup berbatu dan menantang.
- Perjalanan trekking singkat: Setelah sampai di titik akhir kendaraan, diperlukan trekking sekitar 30-45 menit untuk mencapai danau.
Karena lokasi yang cukup terpencil, disarankan untuk membawa perlengkapan camping sendiri dan memastikan kondisi fisik prima sebelum berangkat.
Sewa Mobil di Kota Padang untuk Perjalanan Wisata
Jika Anda berencana untuk mendaki Gunung Kerinci atau camping di Danau Bontak, menyewa mobil di Kota Padang bisa menjadi solusi yang praktis dan nyaman. Beberapa keuntungan menyewa mobil antara lain:
1. Fleksibilitas Perjalanan
Dengan menyewa mobil, Anda bisa menentukan sendiri jadwal keberangkatan dan rute perjalanan tanpa harus bergantung pada transportasi umum yang terbatas.
2. Kenyamanan Ekstra
Perjalanan ke Gunung Kerinci atau Danau Bontak memerlukan banyak perlengkapan, seperti tenda, sleeping bag, dan peralatan hiking. Dengan menyewa mobil, Anda bisa membawa semua perlengkapan dengan lebih leluasa.
3. Pilihan Kendaraan Beragam
Rental mobil di Kota Padang menawarkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari city car untuk perjalanan dalam kota hingga SUV atau kendaraan off-road yang cocok untuk medan menantang di Solok Selatan.
4. Sopir Berpengalaman
Jika Anda tidak ingin menyetir sendiri, banyak jasa rental mobil yang menawarkan layanan sopir berpengalaman yang sudah mengenal medan dengan baik.
Dengan menyewa mobil di Kota Padang, perjalanan Anda menuju destinasi wisata alam seperti Gunung Kerinci dan Danau Bontak akan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan. Pastikan memilih jasa rental mobil terpercaya agar perjalanan Anda semakin lancar dan berkesan!